Dimensi Multikultural dalam Pengawasan Lembaga Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.52121/alacrity.v5i1.647Keywords:
Pengawasan Pendidikan, Multikultural, Keberagaman, Inklusivitas, Lembaga PendidikanAbstract
Pengawasan pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Dalam konteks multikultural, pengawasan memerlukan pendekatan yang sensitif terhadap keberagaman budaya, nilai, dan norma yang ada di lembaga pendidikan. Artikel ini membahas dimensi multikultural dalam pengawasan lembaga pendidikan dengan tujuan memberikan pemahaman yang mendalam mengenai strategi pengawasan yang inklusif, adil, dan responsif terhadap keragaman budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian literatur dan analisis data tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengawasan multikultural memerlukan pemahaman terhadap prinsip keadilan, penghormatan terhadap perbedaan, dan adaptabilitas terhadap berbagai konteks budaya. Pengawasan yang efektif mencakup komunikasi yang empatik, pelibatan semua pihak tanpa diskriminasi, dan pengembangan kompetensi profesional yang menghargai keberagaman. Selain itu, pengawasan harus mampu mendorong kolaborasi antarbudaya untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pelatihan khusus bagi supervisor pendidikan untuk mengembangkan keterampilan multikultural, serta pengintegrasian dimensi multikultural dalam kebijakan pengawasan di lembaga pendidikan. Dengan pendekatan pengawasan yang berperspektif multikultural, diharapkan dapat tercipta iklim pendidikan yang harmonis, menghormati perbedaan, dan mendukung pengembangan potensi setiap individu tanpa memandang latar belakang budaya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 ALACRITY : Journal of Education
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.